Awas ! Kecanduan Game Online, Bisa Lebih Bahaya Dari Narkoba

  • Whatsapp
Terbelenggu game Online (ilustrasi : Rico/ZH)

JOMBANG, Zonahitam.com, – Kecanduan awalnya merupakan kosa kata yang berhubungan dengan narkotika atau zat adiktif contohnya seperti alkohol, tembakau, dan obat-obatan terlarang. Namun saat kini konsep tentang kecanduan semakin berkembang.

Sehingga istilah kecanduan tidak hanya melekat pada obat-obatan tetapi dapat juga melekat pada kegiatan atau suatu hal tertentu yang dapat membuat seseorang ketergantungan, baik secara fisik atau psikologis. Misalnya istilah “Kecanduan Game”.

Bacaan Lainnya

Kenyataannya dampak yang ditimbulkan dari kecanduan game mungkin saja bisa lebih berbahaya ketimbang kecanduan narkoba.

Bahkan World Health Organization (WHO) menetapkan bahwa kecanduan game sebagai gangguan mental dan menambahkan kecanduan game ke dalam versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD) pada Senin, 18 Juni 2018 Lalu.

“Untuk pertama kalinya, dalam International Classification of Diseases #ICD11, WHO mengklasifikasikan kecanduan game sebagai gangguan perilaku adiktif sehingga sekarang kami dapat mengukur berapa banyak orang yang terpengaruh,” kata WHO dalam tweet resminya di akun Twitter.

Beberapa track record kasus kecanduan game di Indonesia menyatakan bahwa dampak yang ditimbulkan sangat fatal yang mengarah ke ganguan psikologi atau kejiwaan, Kesehatan dan bahkan mengarah pada tindak kriminal (pembunuhan).

Belum sepekan ini, ada kasus pembunuhan diduga gara-gara game sebelumnya terjadi di Jombang pada Rabu (21/10/2020). Dimana pelaku tega diduga menghabisi nyawa temannya sendiri dengan cara mendorong kesungai, hanya masalah hutang Rp 200.000 untuk pembelian akun game online yang lagi digandrungi oleh para anak muda.

Tak hanya itu saja, kasus gangguan jiwa yang diakibatkan kecanduan game juga menjadi persoalan yang harus diwaspadai. Pasalnya salah satu Rumah Sakit (RS) Jiwa di Jawa Barat mencatat setidaknya ada sekitar kurang lebih 100 pasien tiap tahunnya dengan kasus kecanduan game.

Dengan begitu dapat dikatakan kasus kecanduan game ini mirip dengan dampak yang ditimbulkan jika seseorang mengalami kecanduan narkoba. Mulai dari aspek kesehatan yang terganggu, aspek sosial yang terhambat dan aspek ekonomi yang kian terkuras.

Akan tetapi, sampai sekarang belum ada larangan dari pemerintah untuk menghapus aplikasi game online yang biasa disajikan di play store atau Download game gratis yang sudah disediakan di Handphone Android.

Untuk itu, pada masa pandemi seperti sekarang, tingkat entitas seseorang bermain game akan semakin meningkat. Ada baiknya bagi keluarga, khususnya orang tua untuk memperhatikan anak dan koleganya agar terhindar dari kasus kecanduan game dan hal-hal yang tidak diinginkan.(Rico/Hari).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *