Bagikan Masker Gratis KAI Daop 7 Madiun Bersama Komunitas Pecinta Kereta Api

  • Whatsapp
Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, ketika memberikan masker pada penumpang kereta api

MADIUN, – Masih dalam rangka menyambut HUT-75 PT Kereta Api Indonesia (Persero) bagikan masker dan lakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan kepada pelanggan yang berada di stasiun Jombang bersama dengan komunitas pecinta kereta api. Minggu (27/92020).

Menurut Ixfan Hendriwintoko Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, ketika memberikan masker pada penumpang di Stasiun Jombang[/caption] Manger Humas Daop 7 Madiun mengatakan jika kegiatan pagi ini adalah untuk mengedukasi masyarakat pelanggan KA yang berada di Stasiun Jombang agar membiasakan diri untuk melakukan 3M, yaitu Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak.

“Kami juga membagi-bagikan masker secara gratis kepada para pelanggan KA di Stasiun Jombang yang saat itu tidak membawa masker,” terang Ixfan.

Melangsir pernyataan yang disampaikan oleh seoarang peneliti dari ITB, bahwa transportasi umum tidak menjadi sumber infeksi jika pelanggan mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker, physical distancing, dan mencuci tangan, serta memberikan perlindungan khusus untuk petugas frontliner. Ixfan menyampaikan bahwa hal tersebut sesuai dengan protokol yang diterapkan di KAI.

“Hal tersebut selaras dengan yang telah KAI lakukan, karena KAI secara disiplin telah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar Gugus Tugas Nasional, penggunaan face shield sebagai perlindungan tambahan. Face shield kami berikan secara cuma-cuma bagi pelanggan KA Jarak Jauh,” kata Ixfan.

Ixfan juga menuturkan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh KAI yang mana aturan-aturan yg ketat tersebut harus dipatuhi oleh semua pelanggan KAI sehingga sama – sama memberikan rasa aman dan nyaman dalam berpergian menggunakan kereta api.

“Setiap pelanggan KA Jarak Jauh juga harus menyertakan surat keterangan bebas Covid-19 atau surat keterangan Non Reaktif bagi pelanggan yang menggunakan rapidtest. Pelanggan yang akan naik KA juga harus dalam keadaan sehat. Pelanggan wajib menggunakan masker dan menjaga jarak saat di stasiun dan selama perjalanan. Di samping itu, KAI menyediakan wastafel portabel dan hand sanitizer di titik-titik strategis stasiun dan kereta api untuk menjaga agar pelanggan tetap higienis.” terang Ixfan.

Ixfan juga berharap bahwa KAI ini bisa menjadi alternatif transportasi umum yang dipilih oleh masyarakat karena memberikan pelayanan yg aman melalui protokol yang sesuai dengan anjuran yang benar.

“Kami berpesan kepada seluruh masyarakat, pelanggan KA, stakeholder dan pemerintah, seluruh protokol tersebut kami lakukan untuk menjadikan kereta api sebagai angkutan massal yang selamat, aman, nyaman dan sehat melayani para pelanggan dan petugasnya,” tutup Ixfan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *