Bea Cukai Kediri Gagalkan Pengiriman Jutaan Rokok Ilegal

  • Whatsapp
Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri, mengamankan truk boks yang digunakan mengangkut rokok ilegal yang melintas di wilayah Jombang, Jawa Timur. (Antara)

KEDIRI, Zonahitam.com, – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri, Jawa Timur menggagalkan pengiriman sebanyak 1,2 juta batang rokok ilegal yang melintas di wilayah Kabupaten Jombang, Selasa (27/10/2020) tepatnya di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang (dekat exit toll Jombang-Mojokerto).

Kepala Sub Seksi Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri Hendratno mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penindakan terhadap barang ilegal tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami telah melakukan penindakan terhadap barang kena cukai berupa hasil tembakau tanpa dilekati pita cukai dengan jenis SKM (sigaret kretek mesin) di dalam sebuah sarana pengangkut di wilayah Jombang,” katanya.

Di dalam sarana pengangkut berupa truk boks dengan nomor polisi W 8924 N terdapat barang kena cukai hasil tembakau (BKCHT) berupa SKM merek S-3 tanpa dilekati pita cukai sejumlah 75 karton masing-masing 4 bal. Diketahui masing-masing ada 200 bungkus dan masing-masing bungkus ada 20 batang, sehingga total barangnya ada 1.200.000 batang rokok.

Selain menyita 1,2 juta batang rokok, petugas juga menyita satu unit mobil Grand Max dengan nomor polisi W 8452 NU. Terdapat juga enam orang laki-laki yang dibawa ke KPPBC TMC Kediri guna dimintai keterangan.

Hasil pemeriksaan terhadap enam orang tersebut, petugas mendapati satu orang sebagai pemilik BKCHT ilegal tersebut atas inisial IN. Ia langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Hendratno juga menambahkan, penyidik di Bea Cukai Kediri juga sudah melakukan penyerahan tersangka pada yang bersangkutan ke Kejaksaan Negeri Jombang.

“Kami telah melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejari Jombang dengan dakwaan pelanggaran Pasal 56 jo Pasal 54 UU Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana diubah dengan UU Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dengan potensi kerugian negara sebesar Rp711.984.000,” kata Hendratno.

Saat ini tersangsa tersebut sudah ditahan di Lapas Kelas II-A Jombang, dan barang bukti diamankan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Mojoagung, Kabupaten Jombang. (Antara/Berliana/Panji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *