Bersihkan Ladang, Petani Nganjuk Tewas Digigit Ulat Bandotan Puspa

  • Whatsapp
Warga ketika menunjukkan ular bandotan Puspa kondisi sudah mati

NGANJUK, – Nahas menimpa Hari (43) seorang pria warga Dusun Puncu, Desa Gampeng, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Ia meregang nyawa usai digigit ular berbisa jenis bandotan puspa atau bernama latin daboia ruseli, pada Minggu 20/9/2020, sekitar pukul 06.00 WIB.

Winda Novitasari, salah satu tetangga korban menuturkan, kejadian bermula saat korban (Hari) pergi ke ladang dan berniat untuk membersihkan lahannya, tiba tiba tergigit ular.

Bacaan Lainnya

“Kejadiannya pagi saat orangnya (Hari) di ladang membersihkan sisa tanaman jagung yang ternyata ada ularnya kemudian ular itu mengigit kaki kirinya,” ujar Winda. Senin (21/9/2020).

Melihat korban terluka digigit ular, dikatakan Winda beberapa warga sempat melakukan pertolongan.

“Ular pun, sempat ketangkap dan dikubur oleh warga,” katanya.

Usai kejadian itu korban sempat dilarikan ke RSUD Nganjuk, namun penanganan terhambat, karena pihak rumah sakit belum bisa menangani apabila jenis ular belum diketahui. Belakangan, untuk mengetahui ular apa yang menggigit korban akhirnya ular yang sudah dikubur warga dibongkar lagi.

“Alhasil, ular yang sebelumnya sempat dikubur akhirnya dibongkar untuk keperluan penanganan medis. Namun nasib berkata lain dan nyawa Hari tidak sempat diselamatkan,” tandas Winda. (Ber/Pj).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *