Cari Kepiting Soka Lebih Mudah, Kini Sudah Dibudidayakan di Sentra Ikan Romokalisari Surabaya

  • Whatsapp
Ilustrasi Kepiting Soka

SURABAYA, Zonahitam.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya membudidayakan kepiting soka di kompleks Sentra Ikan Romokalisari, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kepala DKPP Kota Surabaya Yuniarto Herlambang mengatakan ada beberapa potensi yang dikembangkan di kompleks Sentra Ikan Romokalisari, salah satunya ialah budi daya kepiting soka.

“Karena memang potensi di sini, di Pulau Galang itu juga banyak kepitingnya. Nanti mereka (nelayan) tangkap terus dimasukkan ke dalam kumbung-kumbung (keramba) tadi untuk dijadikan soka,” kata Herlambang. Jumat (11/12/2020).

Selain budi daya kepiting soka, lanjut dia, pihaknya juga memberdayakan nelayan sekitar dengan cara memanfaatkan perahu nelayan untuk dijadikan wisata air di saat weekend.

“Nanti Sabtu dan Minggu, warga bisa memanfaatkan wisata perahu. Jadi nelayan-nelayan Romokalisari ini kita berdayakan. Ada 14 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di sini, ini yang kita maksimalkan,” katanya.

Selain itu, kata Herlambang, pihaknya juga memaksimalkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Romokalisari yang sebelumnya telah ada. Namun, hal ini tak lepas dari peran serta para pedagang serta nelayan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Mereka juga harus kerja sama dengan kami sungguh-sungguh, kalau tidak, mati lagi nanti. Jadi peran serta nelayan sekitar harus ditingkatkan, kerjasama kecamatan, kelurahan, warga Rusun Romokalisari juga,” katanya.

Dilain sisi, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada saat peresmian kompleks Sentra Ikan Romokalisari mengatakan beromitmen menyejahterakan warga salah satunya dengan memperhatikan kearifan lokal. Potensi yang ada di masing-masing wilayah itu dimaksimalkan agar dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar.

“Salah satunya yang dilakukan pemkot adalah memberdayakan warga di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Romokalisari, Jalan Tambak Osowilangun Surabaya. Kini, kompleks pelelangan ikan ini menjadi salah satu destinasi wisata dan kuliner di Surabaya.” kata Risma, Kamis (10/12/2020).

Menurut Risma, perpaduan antara wisata kuliner, wisata bahari dan pasar apung yang ada di kompleks Sentra Ikan Romokalisari ini diharapkan semakin memberikan dampak positif ke warga sekitar, terutama manfaat untuk ekonomi mereka.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga, khususnya para nelayan sekitar,” katanya. (Antara/Berliana/Panji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *