Dapatkan Izin Keramaian Dengan Mudah, Pekerja Seni Nganjuk : Ada Apa?

  • Whatsapp
Ebit, pekerja dan penggiat seni jaranan Nganjuk

NGANJUK, – Diperbolehkan acara besar dengan pengumpulan ribuan massa di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mendapatkan reaksi protes dari pekerja seni yang ada di Nganjuk.

Pasalnya, para pekerja seni semenjak diumumkannya larangan oleh pemerintah untuk menggelar kegiatan berdalih guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 para pekerja seni seakan mati suri.

Bacaan Lainnya

Namun justru seorang milyarder menggelar acara diperbolehkan dan mendapatkan izin dari pemerintah daerah dan instansi lainnya dengan mudah tanpa hambatan.

“Keadilan seakan tidak berpihak pada masyarakat kecil sebagai contoh kami pekerjaan seni tidak diperbolehkan menggelar acara atau kegiatan, justru seorang pengusaha ketika menikahkan anaknya mengundang tokoh agama terkenal yang mendatangkan ribuan massa diperbolehkan. Pada dasarnya sebagian massa tanpa menggunakan masker, ini ada apa?,” tutur Ebit pekerjaan seni jaranan asal Nganjuk. Selasa (06/10/2020).

Ebit mengatakan bahwa dengan diperbolehkannya acara besar dan dianggap dengan mudahnya mendapatkan izin dari pemerintah daerah dan Instansi lainnya diacara yang digelar oleh pengusaha besar, dinilai ada kejanggalan.

“Kita menduga adanya oknum yang menerima uang pelicin untuk memberikan izin acara besar yang diadakan oleh warga Banjasari, Kecamatan Ngronggot, pada hari Minggu malam,” katanya.

Dengan demikian, Ebit menganggap bahwa keadilan di Kota Bayu, dinilai sudah tidak ada lagi. Ada perbedaan antara rakyat kecil dan pengusaha.

“Ini sebagai bentuk bahwa keadilan sudah mulai pupus, terbukti kalau pengusaha besar diizinkan bikin acara, sedangkan masyarakat kecil sulit mendapatkan izin,” paparnya.

Untuk itu, Ebit meminta pada penegak hukum untuk mendalami perihal diizinkannya kegiatan pengumpulan masaa secara besar- besaran yang ada di Desa Banjarsari.

“Kejanggalan ini, seharusnya aparat penegak hukum untuk turun menyelidiki soal adanya izin kegiatan yang menggundang ribuan massa di tengah pandemi Covid 19 ini. Kalau di daerah lain sudah ada penindakan, di sini kok beda,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa acara besar yang digelar oleh warga Desa Banjarsari, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Besar pda Minggu 04/10/2020, menggundang tokoh agama terkemuka sampai menggundang ribuan massa dari luar daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, Madura.

Sedangkan diketahui bahwa Jakarta sekarang ini masuk daftar daerah rawan akan Covid-19.

Penulis : Hariyanto/Sudarmanto
Editor : Panjil LS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *