Dua Desa di Nganjuk Kekeringan, BPBD Tetap Siaga

  • Whatsapp
Kendaraan tangki BPBD Nganjuk ketika melakukan droping air bersih

NGANJUK, – Ditengah pandemi Covid-19 masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap musim kemarau. Pasalnya Nganjuk memiliki daerah-daerah langganan terdampak musim kemarau. Seperti di Desa Gampeng, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.

Seokonjono, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada laporan dari Kecamatan Ngluyu perihal kekurangan air. Hal ini dikarenakan Pemkab menyediakan pengeboran dalam upaya mengatasi kekeringan.

Bacaan Lainnya

“Belum ada laporan yang kekeringan (Ngluyu) sebab tahun kemarin disana tersedia dua pengeboran di Dusun Talun Sambi, Desa Tempuran dan Dusun Puncu, Desa Gampeng, Kecamatan Ngluyu dan tahun ini Dusun Glidah, Desa Gampeng juga ngebor lagi,” jelasnya. Kamis (01/10/2020).

Soekonjono menyampaikan bahwa untuk tahun ini dari 18 desa yang terpantau, baru dua desa yang terdampak kekeringan.

“Dari potensi siaga darurat sebanyak 6 Kecamatan atau 18 Desa, baru 2 desa yang terdampak yaitu Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong dan Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Ngetos,” tambahnya.

Upaya pihak BPBD tetap memberikan bantuan droping bantuan air bersih sebagai upaya mengatasi desa-desa yang mengalami kekeringan.

“Ya droping bantuan air bersih ke titik dua desa, per desa 4 tangki berisi 5000 liter, dalam dua hari sekali,” ungkap Soekonjono.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19 setiap kegiatan droping air bersih, petugas juga tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan juga.

“Ada banner himbauan kepada masyarakat untuk pakai masker bagi yang antri ambil air,” tutup Soekonjono.

Penulis : Berliana
Editor : Panji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *