Geger, Polisi Sita Sabu Seberat 201 Kg di Hotel WIR Jakarta

  • Whatsapp
Sebanyak 196 paket atau 201 kilogram sabu ditunjukkan dalam proses penangkapan di Hotel WIR Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2020). (Antara)

JAKARTA, Zonahitam.com – Anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Satgas Merah Putih Bareskrim Polri menyita 201 kilogram narkoba jenis sabu sabu yang dipecah menjadi 196 paket senilai Rp156 miliar di Hotel WIR, Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (22/12/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus menuturkan jaringan narkoba internasional sindikat Timur Tengah itu berencana mengedarkan sabu yang di wilayah DKI Jakarta.

Bacaan Lainnya

“Dari barang itu ada kode yang sama adalah 55, memang jaringan narkoba dari Timur Tengah,” ujar Yusri
di Jakarta, Selasa (22/12/2020).

Menurut Yusri, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat, sehingga polisi kemudian berhasil menangkap 10 pelaku. Dari keterangan mereka berkembang informasi adanya narkoba yang dibawa oleh seorang pelaku lain.

Polisi kemudian berhasil melacak pelaku tersebut yang dalam rencana awal mereka akan dibawa ke sebuah hotel di Petamburan.

“Itulah yang kemudian pada sekitar pukul 22.00 WIB kita berhasil mengamankan barang haram ini dan juga satu orang tersangka yang ada di sini total ada 11 tersangka,” ujar Yusri.

Berdasarkan temuan polisi menyita sabu sebanyak 196 paket dengan tanda yang sama “55”. Terlebih pada awal tahun lalu, polisi juga mengamankan pelaku pembawa narkoba di Serpong.

“Kalau liat kodenya kita masih ingat tanggal 31 Januari lalu kita berhasil mengamankan di daerah Serpong berhasil menembak mati pelakunya saat itu di daerah Serpong saat keluar di tol dari arah Banten,” tutur Yusri.

Aparat kepolisian juga tetap akan mendalami dugaan adanya pelaku lain dari pengungkapan 201 kilogram sabu-sabu tersebut.

“Ini masih kita dalami semua karena ini baru, yang kami tahu bahwa ini adalah penerima terakhir. Apakah nanti masih ada di atasnya itu masih dilakukan pengembangan lagi,” ujar Yusri.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam pasal 114 KUHP dan UU No 35 tahun 2010 tentang penyalahgunaan narkoba.  (Antara/Berliana/Panji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *