Gerebek Warung di eks-Lokalisasi Kandangan, Polisi Dapati Tiga Pekerja di Bawah Umur

  • Whatsapp
Gambar ilustrasi

NGANJUK – Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk mengungkap kasus eksploitasi anak di bawah umur, di warung milik Jumani, 44, yang berada di eks-lokalisasi Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, pada Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat, yang merasa resah dengan aktivitas eksploitasi seks komersial di warung setempat.

Setelah mendapat informasi akurat, tim Unit PPA Polres Nganjuk dibantu Satpol PP Nganjuk dan pelapor langsung menggerebek warung milik Jumani.

“Tepatnya pda hari Kamis (8/10) sekira pukul 20.00 Wib, pelapor bersama dengan Unit PPA dan tim melaksanakan kegiatan penertiban pekerja seks komersial di wilayah setempat,” ungkap Iptu Roni, dalam keterangan pers Sabtu malam (10/10).

Ketika petugas melakukan penertiban di tempat Jumani, lanjut Iptu Roni, didapati beberapa perempuan yang sedang menjajakan diri. Para perempuan tersebut langsung dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk untuk kepentingan Assesment.

“Petugas mendapati kira-kira kurang lebih 5 perempuan yg sedang menjajakan diri. Kemudian membawa wanita diduga pekerja seks ke rumah singgah Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk,” urai Roni.

Dari hasil assesment diketahui, bahwa tiga dari lima perempuan tersebut merupakan anak di bawah umur yang menjadi korban eksploitasi yang dilakukan oleh Jumani.

Jumani kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Nganjuk. Ia dijerat UU RI No.21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Anak.

Penulis : Berliana
Editor : Panji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *