Hilang Delapan Hari di Hutan Nganjuk, Djaminah Ditemukan Tewas

  • Whatsapp

NGANJUK – ´╗┐Djaminah, 75, wanita lanjut usia asal Dusun Ngrapah, Desa Musirlor, Kecamatan Rejoso, Nganjuk, ditemukan tak bernyawa di kawasan hutan petak 156 RPH Wengkal, Desa Wengkal, Rejoso, Jumat siang 16 Oktober 2020.

Jasadnya ditemukan tergeletak di sela semak-semak sekitar pukul 13.00 WIB, oleh Panijo, 40, seorang pencari kayu.

Bacaan Lainnya

Mulanya, ia hendak berteduh dibawah pohon Ploso. Tiba-tiba Panijo melihat ada mayat yang sudah membusuk kemudian langsung bergegas memberitahu Samijan,rekannya, yang sedang mengobati rumput diladang tidak jauh dari lokasi penemuan jasad.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara mengatakan, saksi Panijo berserta Samijan lalu menghubungi Mulyono, warga Dusun Ngrapah yang kehilangan anggota keluarganya sejak delapan hari lalu.

“Lalu informasi tersebut diteruskan ke Polsek Rejoso,” urai Roni.

Setelah di lakukan pemeriksaan TKP oleh Petugas Polsek Rejoso, dan Tim Identifikasi, SPKT Polres Nganjuk, Mulyono menyakini bahwa mayat tersebut merupakan Djaminah, yang hilang sekitar delapan hari lalu, saat mencari kayu di hutan.

Selama itu pula, warga dan relawan setiap hari melakukan pencarian di sekitar kawasan hutan setempat.

Jenazah Djaminah lalu dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk dilakukan visum serta pemulasaraan. Roni memastikan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Keluarga korban juga sudah menerima,” pungkas Roni.

Editor : Panji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *