Iran : Israel Bertanggung Jawab Atas Terbunuhnya Ilmuwan Nuklir Terkemuka di Taheran

  • Whatsapp
Dokumentasi - Warga Iran menghadiri prosesi pemakaman Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, Kepala Pasukan Elit Quds, dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis, yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat di bandara Baghdad, di Tehran, Iran, 6 Januari 2020. (REUTERS)

TEHERAN, Zonahitam.com, – Ilmuwan nuklir terkemuka Iran Mohsen Fakhri Zadeh dibunuh oleh “teroris bersenjata” di dekat ibu kota Teheran pada Jumat (27/11/2020), seperti diumumkan Kementerian Pertahanan Iran.

Media setempat melansir bahwa Fakhri Zadeh, kepala program nuklir Kementerian Pertahanan, diserang di desa Absard, 60 km timur laut Teheran, pada sore hari.

Saksi mata menyebutkan sebuah ledakan terjadi ketika kendaraan Zadeh melintas di jalan desa tersebut, kemudian terjadi penembakan yang menewaskan sejumlah orang.

Zadeh mengalami luka parah dan dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan, menurut kementerian.

Iran mengatakan Israel bertanggung jawab atas kematian ilmuwan nuklir terkemuka Mohsen Fakhri Zadeh.

Iran memberi tahu “indikasi serius tanggung jawab Israel” dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhri Zadeh dan berhak untuk membela diri, tulis negara itu dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Dewan Keamanan PBB.

“Peringatan terhadap tindakan apa pun oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap negara saya, terutama selama sisa periode pemerintahan Amerika Serikat saat ini, Republik Islam Iran berhak untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk membela rakyatnya dan mengamankan kepentingannya,” utusan Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi, menulis dalam surat itu, yang dilihat oleh Reuters.

Wakil pemimpin gerakan Hizbullah Lebanon Sheikh Naim Qassem mengatakan respons atas pembunuhan ilmuwan Mohsen Fakhri Zadeh ada di tangan Iran.

“Kami mengutuk serangan keji ini dan melihat bahwa tanggapan atas kejahatan ini ada di tangan mereka yang berkepentingan di Iran,” kata Sheikh Naim Qassem dalam wawancara dengan televisi Al Manar.

Dia mengatakan Fakhri Zadeh dibunuh oleh “mereka yang disponsori oleh Amerika dan Israel”.

Sheikh Naim Qassem juga mengatakan pembunuhan itu adalah bagian dari perang di Iran dan kawasan itu. (Antara/Berliana/Panji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *