Jelang Tahun Baru, Pemrov Jatim Tingkatkan Operasi Yustisi

  • Whatsapp
Foto Dok - Tim pemburu pelanggar protokol kesehatan atau Mobile COVID Hunter mengikuti apel di Alun alun Sidoarjo, Jawa Timur pada September lalu. (Antara)

SURABAYA, Zonahitam.com – Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Provinsi Jawa Timur gencar meningkatkan operasi yustisi untuk mencegah penularan COVID-19.

“Peningkatan operasi yustisi sebagai bentuk kewaspadaan terhadap naiknya angka COVID-19 sekaligus memperkecil peluang potensi penyebarannya,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono ketika dihubungi di Surabaya, Selasa (15/12/2020).

Bacaan Lainnya

Operasi yustisi, kata dia, akan dimulai dari perkampungan atau desa di tingkat RT hingga ke perkotaan.

Selain itu, adanya Kampung Tangguh yang telah dibentuk di seluruh daerah di Jatim juga harus digalakkan serta didukung agar tetap berdiri dan berfungsi sesuai tujuan awal.

Sementara itu, mengantisipasi kenaikan jumlah pasien COVID-19 dan peningkatan kewaspadaan saat libur panjang, diharapkan pengetatan seperti operasi yustisi bisa menekan angka kenaikan kasus.

“Apalagi saat libur panjang sebelumnya terjadi kenaikan penderita COVID-19. Ini menunjukkan kelonggaran pengawasan,” ucap mantan Bupati Tulungagung dua periode tersebut.

Di sisi lain, sebagai bentuk memfasilitasi masyarakat yang terdeteksi COVID-19, Pemprov Jatim menambah dua Rumah Sakit Lapangan di Malang dan Jember.

Lokasinya yaitu di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) Kota Malang berkapasitas 306 tempat tidur untuk melayani pasien COVID-19 di Malang Raya dan Blitar.

Kemudian, untuk RS Lapangan di Jember, Pemprov Jatim mengaktifkan Rumah Sakit Paru untuk melayani pasien positif dengan gejala ringan.

“Terdapat 99 tempat tidur yang bisa dimanfaatkan untuk merawat pasien di sana,” kata mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim tersebut. (Antara/Berliana/Panji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *