Kasus Pengusiran Wartawan, Polisi Periksa Dua Sekuriti RSUD Nganjuk

  • Whatsapp
Eko Santoso, Humas RSUD Nganjuk ketika diwawancarai wartawan

NGANJUK – Penyidik Polres Nganjuk mulai melakukan pemeriksaan terhadap pihak RSUD Nganjuk, sebagai terlapor kasus dugaan pengusiran wartawan, ketika melakukan peliputan dugaan berubahnya jenis kelamin bayi.

Dalam pemeriksaan perdana Kamis (24/9), penyidik meminta keterangan dua orang petugas sekuriti RSUD Nganjuk, seputar kejadian dugaan pengusiran wartawan TV9, saat melakukan tugas peliputan di lantai 2 RSUD Nganjuk, pada 2 September 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Humas RSUD Nganjuk Eko Santoso mengungkapkan, kedua sekuriti dihadirkan untuk memenuhi undangan pihak kepolisian.

“Saya mendampingi kedua sekuriti yang sedang dimintai keterangan atas laporan wartawan terkait adanya dugaan pengusiran,” ujarnya di Mapolres Nganjuk. Kamis (24/9/2020).

Selebihnya, Eko belum bisa menyebut secara detail apa saja materi yang ditanyakan oleh penyidik.

“Yang dimintai keterangan ada dua satpam rumah sakit, yakni Mas Agung dan Arga. Yang satu (satpam) sudah mulai diperiksa sejak pukul 9 pagi tadi. Ini yang satunya masih menunggu dipanggil ke dalam,” ujarnya.

Adapun terkait sikap dan tanggapan pihak RSUD Nganjuk terkait kasus ini, Eko hanya menyebut pihaknya akan mengikuti jalannya proses hukum. “Kita ikuti saja proses hukumnya,” ujar Eko.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nganjuk Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan membenarkan jika pihaknya telah memanggil dan memeriksa dua orang petugas sekuriti RSUD Nganjuk, untuk dimintai keterangan.

“Kita panggil untuk klarifikasi atau permintaan keterangan, untuk melihat fakta peristiwa yang terjadi saat itu, mengenai dugaan pengusiran wartawan saat akan meliput,” pungkas Nikolas.

Penulis : Sudarmanto
Editor : Panji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *