Kejati Jatim Tangkap Buron Kasus Pemalsuan Merek Antena

  • Whatsapp
Asmadi (tengah) buron yang ditangkap Tim dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim

SURABAYA – Tim Gabungan Intelijen dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Rabu (30/9/2020) siang, berhasil menangkap Asmadi (55). Merupakan buronan terpidana kasus pemalsuan merek antena TV.

Asmadi dirungkus petugas kejaksaan saat berada di pergudangan Sidomulyo, Jalan Kidemang Singo Menggolo, Buduran, Sidoarjo. Dalam perkara ini, Asmadi sempat menjadi buronan selama 3 tahun.

Anggara Suryanagara, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim mengatakan, penangkapan Asmadi berdasarkan surat putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1365 K/Pid.Sus/2013 tanggal 17 Juni 2015.

“Dalam amar putusan, Asmadi dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemalsuan merek. Putusan tersebut menurut Anggara telah memiliki kekuatan hukum tetap,” katanya.

Usai dinyatakan bersalah, lanjut Anggara, Asmadi dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1,5 tahun.

“Asmadi dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan membuat, memakai, menjual dan mengedarkan barang yang diberi hak desain industri tanpa izin pemilik sertifikat desain industri,” terangnya.

Anggara menjelaskan, saat ini pihak Kejari Sidoarjo tengah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menempatkan Asmadi ke Rutan Polresta Sidoarjo, sebelum menjalankan proses eksekusi. Selain itu, petugas juga akan melakukan tes Covid-19 terhadap Asmadi.

“Untuk sementara terpidana ditempatkan di Rutan Polresta Sidoarjo. Nanti juga akan dilakukan tes kesehatan untuk selanjutnya dieksekusi ke Lapas Delta Sidoarjo,” pungkas Anggara. (Arf)

Editor : Panji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *