Misteri, Tali Kain Kafan Orang Mati di Jombang Dicuri

  • Whatsapp
Warga dan Putugas dari Polsek Ngoro melakukan olah TKP Makam yang dibongkar orang tidak dikenal

JOMBANG, – Warga Dusun Sumberbeji Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang digemparkan dengan adanya makam seorang wanita yang dikubur baru sehari secara tiba-tiba terbongkar dan setelah dilakukan pengecekan satu tali kafan yang hilang. Minggu (20/9/2020).

Kapolres Jombang melalui Paur Humas Aiptu Karyanto, menjelaskan bahwa kejadian adanya makam yang dibongkar atau digali oleh seseorang orang belum tau identitas atas laporan warga sekira pukul 16.00 Wib ke Mapolsek Ngoro.

Bacaan Lainnya

“Sekira pukul 16.00 Wib telah terjadi peristiwa seorang perempuan yang sudah MD yang sudah dimakamkan pada hari Sabtu tanggal 19 September 2020 sekira Pukul 16.00 Wib di pemakaman Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben yang diketahui oleh saksi Suparno bahwa kuburannya telah dalam keadaan terbongkar dan tidak diketahui siapa yang melakukannya,” jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas dan warga setempat disaksikan Keluarga korban, diterangkan Karyanto ternyata ada yang hilang yakni satu buah tali kain kafan.

“Setelah dicek yang hilang satu potong kain kafan dari 3 potong kain kafan,” terangnya.

Atas permintaan keluarga yang dimakamkan tidak mempermasalahkan dan meminta makam yang tadinya porak poranda untuk segera memakamkan kembali.

“Keluarga yang meninggal bersama tiga pilar menyatakan tidak mempermasalahkan hal ini dan minta untuk dikubur kembali,” ungkap Karyanto.

Walau demikian police line tetap dipasang disekitaran makan yang digali, guna memudahkan penyelidikan oleh petugas untuk mengetahui motif dari pada pelaku yang belum diketahui identitasnya.

“Dilokasi ditemukan barang bukti alat berupa piring yang terbuat dari seng untuk menggali makam,” pungkas Karyanto.

Adapun sangsi pagi pelaku jika tertangkap akan dikenakan pasal 180 KUHP tentang barang siapa dengan sengaja dan dengan melawan hak mengeluarkan mayat dari kuburan atau mengambil atau memindahkan atau mengangkat mayat yang dikeluarkan itu diancam 1 tahun 4 bulan.(Ar/PJ).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *