Pengusaha Nganjuk Gelar Acara Ditengah Pandemi Covid-19, Ribuan Massa Hiraukan Pysical Distencing

  • Whatsapp
Sebagian tamu atau pengunjung sudah mengambil tempat duduk, Minggu 04/10/2020,sekira pukul 17.30 Wib.

NGANJUK, – Ditengah situasi pandemi Covid 19, penghasilan dari pengusaha hiburan khususnya di Kota Bayu, Nganjuk, Jawa Timur, bisa dibilang diabang kebangkrutan.

Pasalnya, untuk dunia hiburan masih ada larangan. Namun berbeda dengan acara hajatan dengan pengajian yang digelar pada Minggu sekira pukul 18.00 hingga selesai, oleh salah satu pengusaha di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk.

Bacaan Lainnya

Bagaimana tidak, acara pengajian tersebut mengundang tokoh agama terkenal dengan mendatangkan ribuan massa dari luar daerah, diduga mendapatkan izin dari pimpinan daerah.

lebih parahnya lagi, seakan semua tamu atau pengunjung bergerombol tidak menjaga jarak dan sebagian terlihat tidak menggunakan masker.

“Benar pengajian ini di rumah H. Asrori dalam rangka menikahkan anaknya,” terang sumber terpercaya pada zonahitam.com.

Dikatakan, sumber bahwa acara infonya rombongan menggunakan bus dan kereta api yang berasal dari berasal dari Jakarta dan Jawa Barat.

“Infonya nanti 10 ribu massa, paling jauh Jawa Barat 2 gerbong Kereta api, Jakarta 4 bus, Madura 6 bus,” paparnya.

Sementara, Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Nganjuk, dr Hendriyanto menegaskan kegiatan bersifat pengumpulan massa, masyarakat sepatutnya mengedepankan social and physical distancing untuk menghindari resiko penularan.

“Hindari kerumunan dan kontak fisik atau jaga jarak,” ungkapnya.

Dikatakan Hendri update Minggu 4 September 2020 bahwa warga Nganjuk yang meninggal karena Covid-19 sudah puluhan.

“Konfirmasi 504, dirawat 72, sembuh 377 dan yang meninggal 55 orang,” pungkasnya.

Penulis : Sedarmanto/Hariyanto
Editor : Panji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *