Polisi Ringkus Dua Pria Penjual LL

  • Whatsapp
Barang bukti pengungkapan kasus LL oleh Polres Nganjuk

NGANJUK – Unit Opsnal Satresnarkorba Nganjuk berhasil mengungkap kasus pengedaran narkoba jenis Pil LL pada Selasa (5/10/2020) di Dusun Ngrebrungan, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Dari pengungkapan tersebut diamankan dua tersangka, yakni AN (24) dan TE (19) keduanya warga Dusun Ngrebungan, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat setempat.

“Bermula dari informasi masyarakat bahwa di dalam rumah termasuk Dusun Ngebrungan, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk ada transaksi Pil dobel L, selanjutnya tim Opsnal Satresnarkoba melakukan pengecekan dan mengamankan Saudara JA warga Dusun Sedan, Desa Kemlokolegi, Kecamatan Baron Nganjuk,” ungkap Iptu Roni.

Dari penggeledahan yang dilakukan ke JA, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa Pil LL sebanyak 10 grenjeng rokok yang masing – masing berisi 6 butir Pil LL.

“Ditemukan barang bukti Pil dobel L sebanyak 10 grenjeng rokok 6 butir di dalam bekas bungkus rokok gudang garam surya yang disimpan di saku celana depan sebelah kanan”. Jelas Iptu Roni

Dari hasil introgasi, JA mengaku mendapatkan Pil LL tersebut dari TE alamat Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk dengan cara memesan melalui AN alamat Dusun Ngebrugan, Desa Drenges, Kecamtan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Selanjutnya Tim Operasional Polres Nganjuk melakukan penangkapan terhadap AN dan TE yang saat itu juga berada di tempat tersebut.

“Ditemukan barang bukti dari AN berupa 1 buah HP merk Xiaomi warna biru yang di taruh di atas bantal di ruang tamu sedangkan dari TE ditemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 200 ribu yang saat itu dipegang di tangan kanan dan 1 buah HP merk Huawei warna hitam yang disimpan di saku celana depan sebelah kanan,” terang Iptu Roni.

Dari hasil interogasi TE mengaku membeli Pil dobel L dari temanya bernama RO yang beralamat di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan oleh penyidik Resnarkoba Polres Nganjuk. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di serahkan ke Unit Idik I Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari kasus tersebut tersangka akan dikenakan hukuman pasal 197 Jo pasal 196 UURI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Penulis : Berliana
Editor : Panji LS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *