Polres Nganjuk Tembak 2 Mantan Napi Curanmor di Nganjuk

  • Whatsapp
Satreskrim Polres Nganjuk, saat menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku curanmor di Nganjuk, Jumat (30/10/2020).

NGANJUK, Zonahitam.com, – Dua orang residivis atau mantan narapidana pencuri sepeda motor di Nganjuk di tembak polisi akibat melawan polisi dengan menggunakan celurit.

Kedua pelaku ini adalah IR (26) warga Desa Gajahrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dan SH (31) warga Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk yang melakukan aksi pencuriam sepeda motor di halaman parkiran minimarket Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Mangundikaran, Kabupaten Nganjuk, Selasa  (27/10/2020) pukul 22.45.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto kedua pelaku adalah residivis yang  pernah menghuni Rutan Kelas II B Nganjuk.

“Saat keduanya sama-sama keluar dari tahanan, mereka sepakat kembali beraksi dengan melakukan tindak kejahatan mencuri sepeda motor yang di parkir di halaman minimarket Jalan Panglima Sudirman, Nganjuk.,” kata Handoko di Nganjuk, Jumat (30/10/2020).

Penangkapan tersebut berawal dari laporan warga atas kejadian pencurian motor di halaman minimarket, selanjutnya petugas melakukan pengecekan pada CCTV minimarket dan langsung bergerak untuk menangkap pelaku.

“Tim Macan Wilis langsung bergerak menuju TKP dan dengan petunjuk rekaman CCTV dari minimarket tersebut akhirnya petugas dapat mengantongi ciri-ciri pelaku,” ungkap Handoko.

Dalam proses pencarian, petugas mendapati IR mengendarai sepeda motor Scoopy dengan nopol yang sama seperti yang dilaporkan hilang. Sedangkan SH mengendarai motor Suzuki Satria FU hitam.

Selanjutnya petugas langsung melakukan pengejaran ke perkampungan Desa Sugihwaras , Kecamatan Bagor, sementara kedua motor tersebut ditinggal begitu saja oleh pelaku di pinggir jalan.

“Ketika itu mereka bersembunyi di semak-semak, saat hendak ditangkap dan dibawa ke Mapolres mereka malah menyabetkan celuritnya ke arah petugas, sehingga dilakukan tindakan secara tegas terukur dengan menembak kedua kaki mereka,” terang Handono.

Dari hasil introgasi, didapati bahwa pelaku telah melakukan aksi pencurian sepeda motor sebanyak 5 kali, bahkan di luar kota yakni Kota Batu.

“Sementara ini barang bukti berhasil kita amankan masih di dua TKP, masih ada 3 TKP lagi yang belum berhasil kami ungkap dan masih kita kembangkan terus,” tutur Handono.

Atas perbuatannya ini, maka kedua pelaku akan dijerat tindak pidana Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Berliana/Panji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *