Razia Bermasker, Anggota Dewan Nganjuk Kena Denda

  • Whatsapp
Trisna Roosita Anggota DPRD Nganjuk dan Nurwadi Ketua LBH Marhaines

NGANJUK, – Razia gabungan untuk menertibkan masyarakat agar bermasker, Pada Kamis 17/9 kamarin di sekitaran Gedung Juang menjaring banyak masyarakat yang terkena tilang dengan membayar denda Rp 15.000 dikarenakan tidak menggunakan masker.

Selain daripada masyarakat y ang terjaring razia masker ada juga anggota DPRD Nganjuk dari fraksi PDI-P Trisna Roosita, S.PD juga sempat dihentikan oleh petugas dan didenda Rp 15.000 lantaran diduga tidak menggunakan masker dengan sempurna.

Bacaan Lainnya

Trisna Roosita anggota DPRD Nganjuk dari Fraksi PDIP mengatakan bahwa razia masyarakat yang tidak menggunakan masker langsung didenda tanpa ada sosialisasi, dinilai sangat berlebihan.

“Pas itu tidak pakai masker, padahal saya bawa masker. lalai toh, langsung ditilang 15 ribu. harusnya kan diingatkan, tapi langsung. Kecuali saya tidak membawa masker, saya membawa 2 malahan, 1 di tas dan 1 di kantong,” katanya pada wartawan. Jumat (18/9/2020).

Padahal menurut Trisna sendiri prosesi tilang pada orang-orang yang tidak pakai masker tapi membawa masker, harusnya diingatkan terlebih dahulu tidak langsung ada denda.

“Saya tidak terimanya itu, bahwa tidak adanya sosialisasi semuanya (serentak)” imbuh Trisna.

Sementara, Nurwadi Nurdin Ketua LBH Mahaenis sempat menegaskan bahwa pemerintah daerah seharusnya tidak berjalan sendiri – sendiri karena menyangkut pemberlakuan denda pada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

“Seharusnya pemerintah daerah tidak berjalan sendiri-sendiri begini, harus berjalan bareng, katanya nyawiji kok malah sendiri-sendiri,” ungkapnya.(HR/BFP).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *