Sempat Langka ! Elpiji Melon di Nganjuk Diduga Dinikmati Orang Kaya

  • Whatsapp
Foto salah satu truk pengangkut gas elpiji 3 Kilogram

NGANJUK, Zonahitam.com – Kasus kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dibeberapa daerah semakin menjadi, tak terkecuali di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya gas elpiji 3 kilogram bersubsidi yang diperuntukkan kepada masyarakat miskin habis ditengah jalan.

Sasaran gas elpiji 3 kilogram atau kerap disebut gas melon ini, awalnya ditujukan untuk mensubsidi masyarakat miskin, nyatanya mereka malah menjadi minoritas.

Karena pemakai elpiji tabung 3 kilogram tersebut, tidak hanya masyarakat miskin. Namun juga masyarakat mampu, sehingga dinilai menjadi penyebab kelangkaan elpiji 3 kilogram.

Warga Nganjuk yang merespon permasalah tersebut merasa resah atas kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi baru-baru ini. Pasalnya tabung elpiji subsidi dari pemerintah tersebut sempat tidak tersedia di beberapa kios. Sehingga ibu-ibu merasa resah dengan kelangkaan yang terjadi tersebut.

Misri (51) warga Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk mengungkapkan bahwa beberapa hari yang lalu sempat kesusahan membeli tabung elpiji 3 kilogram.

“Iya sempat langka, jadi pas saya beli di toko stoknya habis,” katanya. Rabu (28/10/2020).

Sebagai ibu rumah tangga, kelangkaan gas elpiji menjadi hal yang sangat merugikan. Pasalnya Misri mengaku kesusahan memasak jika tidak memakai gas elpiji tersebut.

“Saya sempat bingung nyari elpiji, belinya dimana kalau habis begini,” tuturnya.

Meskipun menurut keterangan Misri bahwa saat ini elpiji di kios-kios sudah ada, tapi ia berharap jika stok elpiji tidak akan mengalami kelangkaan lagi.

“Saya berharap hal seperti ini (elpiji langka) tidak terjadi lagi,” jelasnya. (Berliana/Richo/Hari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *