Terekam Cctv Kerap Mencuri, Pemuda Pengangguran Ini Diamankan Polisi Jombang

  • Whatsapp
Petugas saat menggelandang terduga pelaku pencurian

JOMBANG, – Seorang pemuda Dwi Amirudin (17) yang kerap kali mencuri akhirnya tertangkap oleh Polsek Perak, Jombang pada Minggu 27 Agustus 2020.

Pemuda pengangguran ini diketahui setelah seorang korban pencurian Rahmad Wibowo (25), warga Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Kota Jakarta Selatan, sekarang tinggal di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang melaporkan kejadian pencurian di rumahnya yang tertangkap oleh kamera CCTV.

Bacaan Lainnya

Menurut Kapolsek Perak Iptu Dwi Retno Suharti, aksi pertama tersangka dilakukan pada Kamis pagi tanggal 10 Deptember 2020, dengan cara mencongkel laci meja dan mengambil uang uang dan hanphone yang ada dilaci.

“Sekira pukul 05.00 WIB pelapor bermaksud untuk membuka rumah makan. Pasa saat masuk ke dalam ruang kasir pelapor melihat laci meja sudah dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pengecekan ternyata barang berupa uang tunai lebih kurang Rp. 5 juta dan 1 unit HP merk Luna telah hilang,” ungkap Dwi Retno. Kamis (28/9/2020).

Setelah menyadari adanya barang berharga yang hilang, korban langsung mengecek rekaman CCTV dan didapati bahwa telah terjadi pencurian yang dilakukan oleh seorang lelaki yang tidak dikenal. Pada 23 September 2020 sekitar pukul 05.00 WIB pelaku mengencarkan aksi keduanya di rumah yang sama.

“Pelapor bermaksud untuk membuka rumah makan dan didapat laci meja sudah dalam keadaan terbuka dan barang berupa uang tunai sebesar 600 rb dan 1 (satu) pak rokok gudang garam surya telah hilang,” terang Dwi Retno.

Ketika dicek di CCTV, ternyata benar telah terjadi pencurian, dimana ciri ciri pelaku sama dengan pelaku sebelumnya. Atas kejadian tersebut korban mengalamin kerugian sebesar kurang lebih Rp 8 juta.

Selanjutnya dilakukan penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa ternyata tersangka memang kerap kali melakukan aksi pencurian dan pernah dihukum di lapas selama 4 bulan pada tahun 2018 dan 6 bulan selama tahun 2019.

“Melalui aksi pencurian yang berulang-ulang ini maka tersangka dikenakan Pasal 363 Ayat 1 ke-3e dan 5e Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman selama lamanya 9(sembilan) tahun,” pungkas Iptu Dwi Retno.

Penulis : Berlian
Editor : Panji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *