Trending Topik Twitter Kata Anjayani, Lutfi Agizal Menuai Kontroversi Lagi

  • Whatsapp
Tangkapan video akun Lutfi Agizal

Zonahitam.com, – Baru-baru ini kembali tercuat sebuah kosakata baru yang unik. Warganet di media sosial twitter sangat antusias mulai bercuitan membahas kata baru tersebut.

“Anjayani”, sebuah kata yang cukup asing didengar oleh telinga para warganet dan lantas membuat kata “Anjayani” menjadi trending topik nomer 1 hari ini, Jum’at (25/09/2020) pada platform mikroblog daring tersebut. Lantas apa sih “Anjayani”?

Sebelumnya pembicaraan yang ramai di kalangan netizen indonesia adalah bahasan tentang kata “anjay” yang dilarang. Seruan tersebut dicanangkan oleh Lutfi Agizal pada platform Youtube dan Instagramnya.

Menurutnya kata “Anjay” merupakan kata kasar yang kerap digunakan oleh anak remaja dan anak dibawah umur. Kronologi tersebut yang menuntun Lutfi Agizal untuk membuat laporan pada Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Sehingga Komnas PA mengeluarkan rilisan PERS yang melarang kata “Anjay”. Dilain sisi penggunaan dari kata “Anjay” dalam makna pujian atau baik, masih diperbolehkan saja.

Sebenarnya logikanya begini, Kata “Anjay” ini merupakan Slang dari kata “Anjing” yang sudah melekat pada kehidupan sosial masyarakatnya. Sama saja seperti pada wilayah Jawa Timuran yang memiliki seruan kata “Jancok” yang diplesetkan menjadi “Jancik” dan lain-lain. Kalau diperhatikan secara signifikan kata “Anjay” lebih ringan ketimbang kata “Anjing” yang ditujukan pada lawan bicaranya.

Pada dasarnya memang masing-masing daerah pasti memiliki seruan kasar yang sudah melekat pada masyarakatnya sehingga menjadi kosa kata umum untuk sapaan sehari-hari yang menjadi ciri-ciri identik tersendiri bagi masyarakat tersebut.

Setelah kata “Anjay” dilarang. Lutfi Agizal bukan malah mendapatkan pujian dan penghargaan atas seruannya tersebut, yang ada malah cemo’ohan dari para warganet dan beberapa public figur. Sampai-sampai akun instagram Lutfi Agizal sempat menghilang.

Sebenarnya seruan Lutfi Agizal tersebut bermaksud baik untuk mendidik generasi muda agar bercakap lebih halus, tapi mungkin sasarannya yang kurang pas. Jika saja Lutfi Agizal menyerukannya lewat face to face, dari sekolah anak-anak satu ke yang lain dan via offline, mungkin akan lebih diterima daripada menunjukan seruannya pada jejaring sosial media yang tidak hanya anak-anak, namun lebih banyak anak muda dan orang dewasa yang melihatnya.

Baru-baru ini mantan kekasih anak Iis Dahlia tersebut membuat snapgram pada Instagramnya yang menyerukan kata “Anjayani”.

“Oh ini yang namanya Odading. Rasanya anjayani, anjayani bukan aaann” ucap Lutfi Agizal dilansir dari instagram @lutfiagizal (24/09/2020).

“Anjayani” sendiri menurutnya bermakna ekspresi saat sesuatu yang nikmat atau wah tapi susah untuk dijelaskan. Kalau ditarik garis lurus dari awal kronologi kata “Anjayani” berawal dari kata “Anjing” yang diplesetkan menjadi “Anjay” yang kemudian diplesetkan lagi menjadi “Anjayani”, kira-kira garis besarnya seperti itu.

Beberapa warganet kemudian memberikan berbagai macam reaksinya:
Dilansir dari akun twitter @piwatikak66 atas responnya terhadap kata “Anjayani” dengan mentweet pada akunnya “Apa itu Anjayani. Yg aku tau ekspresi saat sesuatu yg nikmat dan susah di jelaskan adalah: Omegat…omegat..omegat….. Rasanya mau meninggoy” ujar @piwatikak66.

Tak bisa dipungkiri lagi, Lutfi Agizal seperti tak henti-hentinya menuai kontroversi, dengan kata “Anjayani” mungkin berniat membuat gebrakan baru mengantikan kata “Anjay”, namun kalau dilihat dari sudut pandang lain Luti Agizal seperti menjilat ludah sendiri. Lantas apa yang membedakan kata “Anjay” dengan “Anjayani”? (Hr/Rc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *