Turki Dilanda Gempa M 7,0, KBRI Sebut Tak Ada Korban WNI

  • Whatsapp
Petugas dan warga mencari korban yang tertimbun bangunan runtuh akibat gempa yang berpusat Laut Aegea di provinsi pesisir Izmir, Turki, Jumat (30/10/2020). (Antara)

TURKI, Zonahitam.com, – Gempa tektonik dengan magnitudo 7,0 mengguncang Turki, Yunani dan Bulgaria pada Jumat (30/10/2020) pukul 18.51.26 WIB dan menyebabkan tsunami di Izmir dan Samos.

Kedutaan Besa Republik Indonesia (KBRI) Ankara menyatakan sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa bumi bermagnitudo 7,0 tersebut.

Bacaan Lainnya

“Sejauh ini tidak diperoleh laporan mengenai adanya WNI yang terkena dampak langsung gempa tersebut,” ujar Koordinator Perlindungan WNI KBRI Ankara Harliyant, Jumat (30/10/2020).

Selain berkoordinasi dengan otoritas setempat, KBRI Ankara dan Satgas Perlindungan WNI di Turki juga terus mengumpulkan informasi dari simpul-simpul masyarakat Indonesia di wilayah terdampak gempa.

Gempa bumi tersebut dirasakan hingga ke Istanbul yang berjarak sekitar 400 kilometer dari lokasi gempa. Info sementara, sejumlah bangunan di pusat Kota Izmir, kota ketiga terbesar di Turki setelah Istanbul dan Ankara, rusak berat.

Selain Izmir, kota-kota yang terdampak di sekitar wilayah tersebut antara lain Kota Usak, Denizli, Manisa, Balikesir, Aydin dan Mugla.

Dilansir dari AFP, (31/10/2020)  korban tewas akibat gempa sejumlah 22 orang dan 800 orang lainnya luka-luka.  Korban tersebut paling banyak dilaporkan di Izmir, Turki.

Berdasarkan data KBRI Ankara, terdapat sekitar 98 WNI yang tinggal di Izmir dan daerah sekitarnya yang terdampak. Sebagian besar WNI berprofesi sebagai pekerja spa dan mahasiswa.

Sementara di seluruh Turki, terdapat sekitar 5.000 WNI yang sebagian besar yaitu 2.700 orang merupakan mahasiswa dan 1.500 orang bekerja di jasa spa.

Sebagai upaya perlindungan, KBRI Ankara telah mengaktifkan nomor hotline +90 532 135 22 98 yang dapat dihubungi oleh WNI yang membutuhkan bantuan. (Antara/Berliana/Panji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *