Wujudkan Target Zona Kuning, Pemkab Sidoarjo Kolaborasi Dengan Para Pengusaha Rokok

  • Whatsapp
Pj Bupati Sidoarjo saat bertemu dengan para pengusaha rokok di Kabupaten Sidoarjo

SIDOARJO – Menyikapi permasalahan pandemi COVID-19 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengajak kepada puluhan pengusaha rokok di wilayah itu untuk ikut memberikan kontribusi dalam rangka menurunkan penyebaran virus corona atau COVID-19.

Pj. Bupati Sidoarjo Hudiyono, pihaknya mengajak puluhan pengusaha rokok yang hadir untuk bersama-sama mencegah penularan COVID-19 di pabrik masing-masing.

“Aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar tergantung dari rapor COVID-19, kalau rapor COVID-19 nya merah pergerakannya menjadi terbatas,” katanya di sela sosialisasi ketentuan di bidang cukai dengan tema gempur rokok ilegal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Bea Cukai Jawa Timur dan Pemkab Sidoarjo kepada sekitar 60 pelaku industri rokok di salah satu hotel setempat. Kamis (15/10/2020).

“sekarang Kabupaten Sidoarjo warnanya oranye, kalau mau jadi rapor kuning itu harus bersama-sama saling mengingatkan menjaga protokol kesehatan” tambahnya.

Hudiyono juga mengatakan bahwa Forkopimda sudah mengambil langkah tegas, ada 5.600 lebih yang sudah diberikan sanksi denda. Dan hasilnya angka penyebaran COVID-19 sekarang tren nya menurun, ini semata-mata agar Sidoarjo segera berubah kuning.

Sebelumnya, Pj Bupati Sidoarjo meminta kepada Pj kepala desa yang baru dilantik supaya segera melakukan koordinasi dengan RT/RW menyosialisasikan akan diberlakukannya operasi yustisi di tingkat desa dan juga pihaknya telah mendorong kepada pj kades aktif turun langsung ke warganya dan menyampaikan kepada warga jika dalam dua pekan daerah ini harus berubah dari zona oranye menjadi zona kuning persebaran virus corona.

“Pj. Kades harus aktif turun ke bawah komunikasi langsung dengan RT/RW melakukan sosialisasi dan mengajak warganya untuk saling mengingatkan. Setiap keluar rumah selalu pakai masker. Karena dalam dua pekan ke depan ini operasi yustisi akan dilakukan masif di kecamatan sampai ke desa-desa. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi. Ini semata-mata agar Sidoarjo segera berubah jadi zona kuning,” ucap Hudiyono.

Diketahui Kabupaten Sidoarjo hingga Selasa (13/10) jumlah pasien positif COVID-19 sebanyak 6.821 orang. Dari jumlah itu sebanyak 5.878 orang dinyatakan telah sembuh dan yang meninggal dunia sebanyak 452 orang. (Antara/Richo/Panji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *